Tampilkan postingan dengan label TUGAS 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUGAS 3. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Desember 2009

TUGAS 4

ANALISIS WAWANCARA ETNOGRAFIS

1. Tahapan tahapan dalam penelitian etnografis :

• Memilih Masalah
Pada intinya etnografi dimulai dengan permasalahan umum yang sama. Pertama:
Apa makna kebudayaan dalam suatu kelompok untuk mengatur tingkah laku dan menginterpretasikan pengalaman. Permasalah ini di dasarkan pada teori kebudayaan.

• Megumpulkan data kebudayaan
Etnografer mengajukan pertanyaan deskriptif dengan melakukan observasi umum dan mencatat semua ini dalam catatan lapangan.

• Menganalisis data kebudayaan
Analisis ini meliputi pemeriksaan ulang catatan lapangan untuk mencari symbol symbol budaya serta mencari hubungan antara symbol symbol itu.

• Memformulasiakan hipotesis etnografis.
Etnografer memformulasikan hipotesis untuk diuji. Hipotesis ini muncul dari budaya yang dipelajari. Hipotesis etnografis harus diformulasikan setelah mengumpulkan data awal. Hipotesis etnografi mengusulkan hubungan yang harus diuji dengan cara mengecek hal hal yang diketahui oleh informan.

• Menuliskan Etnonografi
Penulisan deskriptif kebudayaan akan menstimulasi hipotesis baru serta membawa peneliti untuk kembali melakukan lebih banyak penelitiaan lapangan. Menulis merupakan suatu proses perbaikan analisis.

1. Macam macam Analisis Etnografi
• Analisis Domain: penyelidikan terhadap unit unit pengetahuan budaya yang lebih besar yang disebut Domain. Dalam melakukan jenis analisis ini, kita akan mencari symbol symbol budaya yang termasuk dalam kegiatan domain.

• Analisis Taksonomi: pencarian struktur internal domain serta membentk identifikasi susunan yang bertentangan.

• Analisis Komponen : Pencarian atribut atribut yang menandai berbagai perbedaan diantara symbol symbol dalam sebuah domain.

TUGAS 3

Pengantar Penelitian Kebudayaan

1. Jelaskan proses dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara etnografer dengan informan?

Wawancara etnografis meliputi dua proses yang berbeda namun saling melengkapi satu sama lain, diantaranya: mengembangkan hubungan dan memperoleh informan. Hubungan yang baik mendorong informan untuk menceritakan budaya yang dimilikinya. Hubungan merujuk pada suatu hubungan harmonis antara etnografer dengan informan. Hal ini berarti bahwa pengertian dasar suatu kepercayaan telah berkembang sehingga memingkinkan adanya arus informasi bebas. Baik etnografer maupun informannya mempunyai perasaan yang positif terhadap wawancara itu dan bahkan menikmatinya. Dalam hal ini, hubungan itu tidak perlu berarti persahabatan yang erat atau kedekatan yang dalam antara dua orang.

2.Jelaskan tujuan melakukan wawancara dalam penelitian etnografer?

Setiap peneliti sudah memahami bahwa tujuan melakukan wawancara dalam penelitian apapun adalah untuk mendapatkan informasi. Adakalanya informasi mengenai suatu kebudayaan harus didapat dengan melaukan wawancara. Hal ini disebabkan proses wawancara menjadi alternative yang cenderung mudah dalam mendapatkan informasi yang ingin kita dapatkan.

3.Bagaimana cara menemukan permasalahan jika anda melakukan penelitian kebudayaan lain?

pada dasarnya, keingintahuan peneliti atau sesuatu yang harus diungkapkan oleh peneliti adalah masalah penelitian. Jadi, dalam melakukan penelitian kita harus menemukan permasalahannya terlebih dahulu. Jika dalam hal ini penelitian yang dilakukan ada dalam ranah kebudayaan, maka suatu permsalahan harus berhubungan dengan kebudayaan yang diteliti.